e-Catalogue

Cover:
Judul Buku: First Things First
Tahun Terbit:
1996
Nama Pengarang:
Stephen R.Covey
Penerbit:
Free Press
Sinopsi:

I'm getting more done in less time, but where are the rich relationships, the inner peace, the balance, the confidence that I'm doing what matters most and doing it well?
Does this nagging question haunt you, even when you feel you are being your most efficient? If so, First Things First can help you understand why so often our first things aren't first. Rather than offering you another clock, First Things First provides you with a compass, because where you're headed is more important than how fast you're going.

Cover:
Tahun Terbit:
2011
Nama Pengarang:
Alberthiene Endah
Penerbit:
Gramedia Pustaka
Sinopsi:

Titik awal keberhasilan adalah impian.

Dari seorang mahasiswi dengan ekonomi pas-pasan, Merry Riana, anak muda Indonesia, menjelma menjadi miliuner muda dan diakui sebagai pengusaha sukses, motivator yang sangat dinamis, serta pengarang buku terlaris di Singapura. Melewatkan masa kuliah yang penuh dengan keprihatinan finansial di Nanyang Technological University, Merry kemudian menciptakan perubahan paradigma berpikir dan memulai suatu perjuangan dengan konsep dan etos kerja keras luar biasa. Akhirnya, dia berhasil meraih penghasilan 1 juta dolar di usia 26 tahun.

Kini Merry ingin menciptakan dampak positif di dalam kehidupan banyak orang, terutama di Indonesia.

Buku ini berisi pengalaman perjuangan Merry beserta hikmah yang sangat inspiratif dan bisa diterapkan untuk mencapai sukses dalam kehidupan.

“Apa yang dilakukan Merry Riana adalah salah satu contoh bahwa usia tidak membatasi kita untuk sukses, melainkan keuletan dan kerja keras yang menjadi kuncinya.”
--Andy F. Noya, Host Program Kick Andy

“Saya suka cara Merry Riana membagi kisah perjuangan hidupnya, cara dia memandang hidup, dan cara dia memberikan motivasi tanpa menggurui.”
--Ronal Surapradja, Penyiar, Host, Aktor, Musisi, Pekerja Seni

“Terus berkarya yaah Mbak Merry Riana, semoga selalu menjadi inspirasi buat kita semua....”
--Nycta Gina “Jeng Kelin”, Pemain Sinetron, Bintang Iklan, Presenter

“Merry Riana mengajarkan pada kita bagaimana impian yang diselimuti tekad, keyakinan, dan kerja keras bisa membuahkan keberhasilan.”
--Yuanita Christiani, Actress, Host

Cover:
Judul Buku: The Da Peci Code
Tahun Terbit:
2007
Nama Pengarang:
Ben Sohib
Penerbit:
Rahat Books
Sinopsi:

Apa yang tercetak dalam benak Anda saat melihat sampul buku ini ? Pertanyaan itu penting karena boleh jadi, setiap pembaca akan merasa telah ditokohkan di dalamnya

Apa yang tergambar di layar otak Anda saat membaca judul novel ini?
Mengapa peci menjadi begitu penting dan menjadi sebuah persoalan?

Ini bukan kisah tentang misteri 'peci suci' ala 'cawan suci' yang disembunyikan pleh Biarawan Sion.

Ini adalah kisah mengelitik seorang anak Jakarta yang kritis juga romantis

JANGAN SALAH BACA.
INI BUKAN NOVEL DAN BROWN!
INI NOVEL TENTANG BUDAYA 'ANE' DAN 'GUE'DI ABDA MICROCHIP

Cover:
Tahun Terbit:
2011
Nama Pengarang:
Alberthiene Endah
Penerbit:
Gramedia Pustaka
Sinopsi:

Menulis fiksi kini telah menjadi impian banyak orang. Selain telah masuk ke dalam atmosfer lifestyle masa kini, menulis fiksi juga menjadi sarana untuk membebaskan geliat seni menulis yang berkembang seiring dengan makin majunya kancah sosialisasi di dunia maya.

Sayangnya, tidak semua calon penulis berbakat berani unjuk gigi merealisasikan kemampuan mereka dalam karya nyata. Alasan terbanyak, adanya perasaan takut atau gentar, dan tidak lahirnya mood yang mendorong hasrat menulis segera. Alberthiene Endah, penulis yang telah melahirkan sejumlah novel bestseller dan biografi orang-orang ternama beranggapan bahwa setiap orang sesungguhnya bisa menulis, apalagi mereka yang telah memiliki bakat kuat.

Yang menjadi kendala sulitnya merealisasikan hasrat menulis terletak pada masalah mental dan pola pikir. Diri kitalah yang sering menjadi penghalang terbesar sehingga karya fiksi idaman tak juga tercipta.

Buku ini dengan lugas dan menarik mengajak Anda membangun motivasi, bersikap rileks namun terarah untuk segera menulis dan menempatkan karya fiksi hebat Anda di rak toko buku!

Cover:
Tahun Terbit:
2008
Nama Pengarang:
Andy F. Noya
Penerbit:
Bentang Pustaka & Metro TV
Sinopsi:

Membaca buku ini, saya serasa diajak memasuki lorong-lorong panjang kehidupan anak manusia yang begitu beragam. Mereka bergulat dengan nasib yang saya sendiri sangat berat membayangkan andaikan hal itu terjadi pada diri saya.

Saya yakin, ketika hati dan pikiran lagi down dan galau, dengan membaca buku ini Anda pasti akan merasa being reenergized, memperoleh semangat hidup kembali.

__Prof. Dr. Komarudin Hidayat

Cover:
Tahun Terbit:
2009
Nama Pengarang:
Andy F. Noya
Penerbit:
Bentang Pustaka & Metro TV
Sinopsi:

Buku ini juga bagaikan album pikiran Andy F. Noya. Membaca buku ini, ingatan kita akan dibawa kembali ke dalam episode-episode yang pernah ditayangkan. Yang lebih mengesankan dan mengentakkan kesadaran adalah ternyata banyak pemirsa yang memperoleh pencerahan hidup dan berusaha untuk menjadi lebih baik serta lebih mensyukuri anugerah hidup setelah menonton Kick Andy.

Pengalaman Andy F. Noya bertemu dengan bermacam tamu selama menjadi host Kick Andy sedikit banyak memengaruhi hidupnya dan menimbulkan percik perenungan. Melalui buku ini, Andy F. Noya sengaja berbagi pengalaman dan inspirasi kepada Anda

Cover:
Tahun Terbit:
2010
Nama Pengarang:
Frederic P. Miller (Editor), Agnes F. Vandome, John McBrewster
Penerbit:
Alphascript Publishing
Sinopsi:

Agatha Christie: Murder on the Orient Express is a 2006 point-and-click adventure game developed by AWE Productions and published by The Adventure Company for Microsoft Windows. The game is the second installment in The Adventure Company's Agatha Christie series. The setting is five years before the events in Agatha Christie: And Then There Were None, with a largely unrelated storyline. The plot follows an amateur sleuth, Antoinette Marceau, and her investigation of a murder with twelve possible suspects aboard the Orient Express, which has been blocked by an avalanche in the Kingdom of Yugoslavia during 1934. She is aided by famous detective Hercule Poirot.Murder on the Orient Express retains the main plot elements of Agatha Christie's novel of the same name. An additional ending is presented in the game which differs from the conclusion of Christie's novel. As with And Then There Were None, Christie's novel has been bundled with the game. Some reviewers of Murder on the Orient Express criticized the game because of the repetitive nature of tasks the player must complete, and also complained about the inefficient and cumbersome inventory system.

Cover:
Tahun Terbit:
2000
Nama Pengarang:
Stephanie H. Meyer
Penerbit:
Turtleback Books
Sinopsi:

Written entirely by teens, TeenInk uniquely captures the essence of what it means to be a teenager. This collection of prose and poetry represents the honest, forthright, and compelling moments that define their lives. Photos.

Cover:
Judul Buku: All You Can Eat
Tahun Terbit:
2013
Nama Pengarang:
Christian Simamora
Penerbit:
Gagasmedia
Sinopsi:

‘CINTA KOK BIKIN SEDIH?’

Dear pembaca,

Berbeda dengan penulis lain di luar sana, aku akan berterus terang mengenai akhir novel ini: bahagia. Tapi, kumohon, jangan desak aku untuk menceritakan awal ceritanya. Juga tentang siapa Sarah, siapa Jandro, dan apa yang menghubungkan mereka berdua.

Aku juga tak akan melebih-lebihkan penjelasanku mengenai novel kesepuluhku ini. ‘All You Can Eat’ memang bukan cerita yang orisinal. Jadi, jangan terkejut saat mendapati ceritanya mengingatkanmu pada curhatan seorang teman atau malah pengalaman hidupmu sendiri. Ini tentang seseorang yang istimewa di hati. Yang tak bisa kamu lupakan, juga tak bisa kamu miliki.

Jadi, apa keputusanmu?
Kalau setelah penjelasan tadi kamu masih ingin membaca novel ini, tak ada yang lagi bisa aku katakan kecuali: selamat menikmati.

Dan selamat jatuh cinta.

CHRISTIAN SIMAMORA

Cover:
Judul Buku: The Lost Symbol
Tahun Terbit:
2009
Nama Pengarang:
Dan Brown
Penerbit:
DoubleDay
Sinopsi:

Famed Harvard symbologist Robert Langdon answers an unexpected summons to appear at the U.S. Capitol Building. His planned lecture is interrupted when a disturbing object—artfully encoded with five symbols—is discovered in the building. Langdon recognizes in the find an ancient invitation into a lost world of esoteric, potentially dangerous wisdom. When his mentor Peter Solomon—a longstanding Mason and beloved philanthropist—is kidnapped, Langdon realizes that the only way to save Solomon is to accept the mystical invitation and plunge headlong into a clandestine world of Masonic secrets, hidden history, and one inconceivable truth . . . all under the watchful eye of Dan Brown's most terrifying villain to date. Set within the hidden chambers, tunnels, and temples of Washington, D.C., The Lost Symbol is an intelligent, lightning-paced story with surprises at every turn—Brown's most exciting novel yet.

Pages