Menjadi News Presenter di Televisi

Apakah susah menjadi news presenter? Apa saja syarat untuk bisa menjadi presenter televisi? Pertanyaan-pertanyaan tersebut dilontarkan kepada pembicara pada saat workshop yang dilakukan Sampoerna Corner Universitas Sriwijaya pada tanggal 1 September 2016. Kegiatan ini merupakan kerjasama PSF-SDO dengan UPT Perpustakaan UNSRI dengan dukungan dari Sampoerna untuk Indonesia.
 
Sebagai pembicara adalah Firza Rizky Juniarsa, seorang host news dari televisi lokal Palembang, PAL TV. Di samping tema yang menarik, kehadiran pembicara ini juga menjadi magnet tersendiri bagi mahasiswa. “Kak Firza itu terkenal dan saya suka jika dia yang membaca berita di PAL TV,” demikian salah satu peserta menyampaikan.
 
Kegiatan ini menarik minat cukup tinggi dari kalangan mahasiswa. Terbukti, dari jatah 70 orang mahasiswa, yang mendaftar mencapai 130 orang. Menurut Sarah Sinta, tema yang diangkat sangat menarik. “Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami sebagai mahasiswa mendapatkan pengetahuan baru yang tidak kami dapatkan di bangku kuliah,” demikian kata mahasiswa Fakultas Ekonomi tahun 2015 ini.
 
Lain lagi yang disampaikan Isdeli. Menurutnya keberadaan Sampoerna Corner sangat bermanfaat bagi mereka. “Saya sudah 2 kali mendapat kesempatan ikut kegiatan Sampoerna Corner dan temanya selalu sangat menarik, bisa menjadi inspirasi” katanya menambahkan.
 
Kegiatan tidak hanya sekedar teori, tetapi pada saat berlangsung, peserta juga mempraktekkan bagaiamana cara membaca berita, menjadi reporter pada satu kegiatan liputan langsung. Di akhir kegiatan terdapat 6 orang yang mendapatkan bingkisan dari panitia karena bisa mempraktekkan langsung dan memperoleh penilaian yang bagus dari pembicara.