SEMINAR IMPROVE YOUR PUBLIC SPEAKING

Public Speaking  adalah seni berbicara di depan umum/publik tentang suatu topik tertentu secara lisan, dengan tujuan mempengaruhi, mengajak, mendidik, mengubah opini, memberikan penjelasan, dan memberikan informasi. Bahwa public speaking dapat menghasilkan sesuatu yang berbeda atau membuat perubahan pada dunia dengan cara yang sederhana yaitu berbicara di depan publik.  Hal tersebut dikemukakan oleh  Drs. Mansyur Sutedjo, S.IP (Kepala UPT Perpustakaan ITS), dalam Pembukaan acara  Seminar “Improve Your Public Speaking and Communicatian Skills”,  selanjutnya  Kepala UPT Perpustakaan ITS, menyampaikan bahwa ada beberapa acara seminar  pada Tahun 2015 atau ada 5 (lima) kegiatan yang akan di adakan oleh UPT Perpustakaan ITS, yang sudah terlaksana dan agenda seminar yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut :
1)  Seminar “Membangun Kepribadian Pemustaka & Pustakawan Berkarakter ITS CAK (Cerdas, Amanah dan Kreatif)” dan sudah terlaksana pada tanggal 12 Pebruari 2015.
2). Seminar Membangun Motivasi  “Design Your Life Now, User and Information Officer” di laksanakan pada tanggal 26 Pebruari 2015.
3). Seminar “Improve Your Public Speaking and Communication Skills” yang  dilakasanakan pada hari ini Selasa / tanggal 17 Maret 2015.
4). Seminar “Rahasia Menjadi Mahasiswa Tangguh & Sukses”, Insya Allah akan dilaksanakan pada tanggl 2 April 2015.
5). Seminar Membangun “Be an Excellent Entrepreneur :  Era Masyarakat Ekonomi ASEAN” akan dilaksanakan pada tanggal 28 April 2015.
 
          Pada acara Seminar tersebut menghadirkan  Pembicara / Nara Sumber Dinar Dewitari, S.S ( Presenter JTV & Arek TV Surabaya)  memaparkan makalahnya dengan serius & santai serta enjoy  tema “Improve Your Public Speaking and Communication Skills” ada 3 (tiga) point dalam makalahnya 1). Definisi & Ciri Public Speaking. 2). Persiapan Dasar Berbicara di Depan Umum. 3). Teknik Olah Vokal & Eye Contact. Public Speaking dapat dikatakan seni tersendiri karena menyangkut seni berbicara. Jadi bukan apa yang dibicarkan, tapi juga “Bagaimana” membicarakannya.
          Kemampuan verbal seseorang menjadi sangat penting karena dengan berbicara orang lain akan mengetahui kemampuan seseorang dan dapat menilainya atau dikenal dengan istilah Public Speaking.     Namun pada praktik nya, banyak orang yang belum memahami pentingnya menguasai teknik tentang berbicara depan umum, padahal hal ini merupakan hal dasar yang harus dimiliki seseorang untuk terjun ke masyarakat / lapangan kerja. Banyak mehasiswa yang tidak dapat mengusai dirinya ketika berbicara depan kelas ketika berpresentasi sehingga apa yang ingin dia sampailkan tidak sampai kepada sasaran dan bahkan ada pula yang tidak berani mengemukaakan pendapatnya sehingga kemampuan dirinya tidak dapat terlihat.
          Lebih jauh Alumnus Jurusan Bahasa Inggris Universitas Surabaya, menyampaikan bahwa  keahlian Anda dalam melakukan percakapan sebenarnya adalah keahlian yang paling penting untuk Anda gunakan dalam public speaking. Keahlian yang dimaksud adalah : 1). Mengorganisasikan pikiran kita sesuai logika; 2).  Menyampaikan cerita untuk dampak yang baik;  4). Beradaptasi dengan feedback lawan bicara .
          Ciri-ciri Public Speaking yang baik : 1. Public Speaking harus terstruktur secara sangat baik. 2. Public Speaking menuntut penggunaan bahasa yang formal. 3. Public Speaking menuntut metode penyampaian yang berbeda.
          Selanjutnya Pada Dasarnya Public Speaking Memiliki Maksud dan Tujuan Untuk : 1. PERSUADING : Membujuk orang untuk melakukan sesuatu yang Anda anggap benar. 2. INFORMING :  Memberitahu orang mengenai hal-hal yang tidak mereka ketahui. 3. ENTERTAINING :  Menghibur orang, lalu membuat mereka senang, dan merasa nyaman dengan diri mereka sendiri.
          Pada akhir presentasi Mantan Presenter TV RI Surabaya (Dinar Dewitari), dan sebelum acara diskusi  menyampaikan pengalamanya kepada peserta seminar  bahwa : Mengatasi demam mik (Microphone) Penyebabnya :
1). Kurangnya pengalaman dan persiapan. 2). Rasa takut gagal 3). Kurangnya menghargai diri sendiri. 4). Kurangnya waktu untuk persiapan mental
Eye Contact
Kontak mata membangun koneksi dengan audience, ada 2 kesalahan yang sering dilakukan : 1). Tidak melakukan kontak mata, hanya memandang ke atas atau kebawah. 2).  Melakukan kontak mata dengan terlalu cepat (seperti scanning)
Tips : a). Jika jumlah audience banyak, Anda bagi dalam blok, lakukan kontak mata.b). Untuk sebuah kontak mata lakukan 1-2 detik. C). Untuk komunikasi empat mata, lakukan 70% dari waktu. ..Selamat & Sukses.  (kangmud)